Minggu, 27 November 2011

Fans (seseorang yg paling di idolakan)

Panggil saja aku Amel aku adalah salah satu penggemar boyband korea 2011  atau ( biasa disebut musik K-pop ). Aku sangat suka dengan musik K-pop atau boyband korea seperti BOYFRIEND,2PM,SUPER JUNIOR.

Tapi yg paling aku gemari adalah boy band Boyfriend terutama pada kedua personilnya yaitu Jo Kwangmin dan No Minwoo.
Aku sangat suka pada lagu mereka yg berjudul Boy friend seperti nama boyband nya ya! .

Dan aku juga suka lagu mereka yg berjudul You & I tetapi bukan cuma itu saja lagu yg aku suka karya mereka yg lainnya aku juga suka.
Dan apakah kalian tahu bahwa di Boy band Boyfriend ini ada yg kembar lho mereka dikenal dengan sebutan Jo twins,Jo twins adalah Jo Youngmin dan Jo Kwangmin.

Karena nama mereka yg diawali dengan nama Jo makanya mereka dijuluki dengan nama Jo twins. Mereka berdua sewaktu masih kecil juga sering muncul di Televisi ya ada di iklan,membintangi Film. Itulah Jo twins tapi diantara mereka berdua aku paling nge- Fans sama Jo Kwangmin karena yg aku tahu dia itu murah senyum jadi,setiap penampilannya dia selalu tampil maksimal  karena murah senyumnya itu  dan murah senyum itu ada efek di wajah ya kata kebanyakan orang sih bikin awet muda.
Tapi Jo Youngmin juga Ok koq. Ya, kan selera itu beda-beda. Jadi terserah pendapat kalian sendiri aja deh gimana?.   

SAMPAI DI SINI DULU YA INFORMASINYA TERIMA KASIH UNTUK YG SUDAH MEMBACA
   
                                        KIRANA AMELIA

Selasa, 22 November 2011

Kisah Penyihir Cantik

Di suatu dunia sihir hiduplah salah satu penyihir cantik bernama angelia tapi ia biasa di panggil angel saja. Di suatu pagi yang cerah angel sedang melakukan tugas seperti biasa,hingga pada saat ia bertugas ia lupa akan larangan Ratu sihir yaitu tidak boleh berbicara langsung dengan manusia. Dan setelah ia selesai berbicara dengan manusia ia baru ingat larangan yang telah dilanggarnya.
 Dia berkata dalam hati "Bodoh, sekali aku, bagaimana ini bisa-bisa Ratu marah besar padaku dan mengusirku dari Istana Sihir seperti yang dialami temanku yang bernama Ryna. Apa aku harus berbohong?"
  Akhirnya Angel terpaksa berbohong walaupun sebenarnya Ratu sudah tau semuanya tapi Ratu berusaha sabar menunggu kejujuran dari Angel.
Tetapi Angel tetap saja berbohong dan setelah hari ketiga setelah Angel melakukan kesalahan besar pada malam harinya seharusnya Angel sudah tidur tetapi terlihat ia masih gelisah merenungi kesalahan dan kebohongannya di jendela Istana sihir sambil memandangi langit.
Dan pada keesokan harinya Angel ingin bertemu temannya Ryna dan Ratu mengijinkannya. Ryna setelah di usir dari Istana sihir sekarang ia tinggal di bumi layaknya seperti manusia tapi tetap saja bagi Ryna dan Angel dunia sihir adalah yang paling istimewa.
Dan setelah Angel bertemu dengan Ryna, Angel menceritakan semuanya kepada Ryna. Dan saran Ryna kepada Angel adalah "Kamu harus jujur kepada Ratu karena sesungguhnya kejujuran itu lebih baik daripada kebohongan."
 Jawab Angel "Iya, aku tau itu tapi jika aku jujur pasti aku akan diusir dari Istana Sihir."
 "terus aku harus gimana Ryn?"
 Jawab Ryna " Pokoknya kamu harus jujur karena aku tau bohong itu gak menguntungkan yaitu sering ngelamun, gelisah gak bisa tidur. Ya Angel jalan satu-satunya kamu harus jujur kamu mau tinggal dimana itu biar aku yang ngurus ."
 Angel berkata " Iya deh, terima kasih sarannya aku pergi dulu ya."
    Pagi harinya setelah bangun tidur Angel langsung ingin bertemu Ratu dan Angel menceritakan semuanya dan berharap Ratu mau memaafkannya.
 Ratu cuma berkata " Iya Ratu maafkan tetapi jangan sampai ter-ulang lagi  karna Ratu tidak mau kehilangan anak Ratu lagi ."
 Angel dengan heran berkata kepada Ratu "Apa anak Ratu? aku ini kan bukan anak Ratu aku kan cuma bekerja di sini."
 Kata Ratu menjelaskan " Tidak kamu memang anakku ceritanya sangat panjang dan intinya adalah ibumu yg ada di rumah mu itu cuma ibu angkat sedangkan ibu kandungmu adalah aku ( Ratu)."
 Dan pagi itu juga Ratu segera mengumumkan hal itu kepada semua orang-orang di Dunia Sihir .
 Setelah kejadian itu Ryna di tugaskan kembali oleh Ratu untuk bekerja dan tinggal di Dunia Sihir itu dikarnakan Ratu tau anaknya (Angel) bersahabat dekat dengan Ryna.
   " MEREKA AKHIRNYA HIDUP BAHAGIA DI DUNIA SIHIR SELAMANYA ."

by : KIRANA AMELIA / AMEL

Senin, 21 November 2011

Gadis Berjilbab


Panggil saja dia Ana. Dia adalah anak yg sangat baik dan selalu patuh kepada orang tuanya. Dulu sebelum ia akhirnya memutuskan untuk berkerudung dia pernah mengalami kejadian yg akhirnya memutuskan sekarang untuk berjilbab.
Waktu ia duduk di bangku SMP tepatnya SMP kelas 1 dia tidak pernah mau untuk berkerudung hingga suatu hari sesudah pulang sekolah ia melihat ada gadis yg sangat cantik tetapi berjilbab.
Dulu waktu ia masih kelas 1 SMP bajunya sangat membuka aurat dan setelah pulang sekolah ia bertemu lagi dengan gadis yg cantik dan berjilbab itu lalu gadis itu tersenyum ramah kepada Ana sembari menyapa.
Dan gadis itu berucap Asstaugfirullah hal adzim.
     Ana dengan heran bertanya kepada gadis itu,
 "Mengapa anda berucap seperti itu kepada saya?"
Gadis itu pun menjawab "Mohon maaf jika adik  tersinggung saya berkata seperti itu karena baju adik yg sangat membuka aurat rok yg sangat pendek jelas itu dilarang agama adik islam kan ?"
 Lalu Ana menjawab kembali "Ya, saya Islam memang jika saya islam apakah tidak boleh saya memakai pakaian seperti ini?"
 Gadis itu menjawab "Ya, jelas di salah satu surat AL-Qur'an jelas tertulis bahwa semestinya sebagai umat islam kita seharusnya berpakaian yg menutup aurat."
                          Jawab Ana ketus "Berjilbab kan kuno? pakaian jaman sekarang itu ya seperti ini?"
Jawab gadis itu kembali "Makanya itu dik, jaman semakin gk karuan kita harus bisa mengimbangi antara agama dan model jaman sekarang.Kata adik berjilbab itu kuno? menurut saya tidak,kok karena kerudung jaman sekarang kan banyak model yg lebih bagus dari pada baju yg membuka aurat seperti adik. Ya sudah dik, itu cuma masukan dari saya terserah mau adik ikuti atau tidak saya tidak memaksa kok, tapi yg jelas memakai kerudung itu banyak manfaat nya lho. Ya sudah saya pulang dulu ya sampai bertemu lagi Assalamualaikum."
    Ana menjawab "Wa' alaikum salam wr.wb.
 Sepulangnya di rumah Ana masih memikirkan tentang dialognya dengan gadis berjilbab dan sebenarnya orang tuanya lebih menginginkan anaknya menjadi muslimah / berkerudung.
 Lalu Ana bertanya kepada ibunya bu jika Ana berjilbab bagaimana?
 jawab ibu Ana "Wah! bagus sekali itu."
" Tapi Ana cantik gk bu kalau pakai kerudung (sambil mencoba busana muslim dan kerudung)."
 jawab ibu "Wah! cantik sekali anak ibu."
 "Bu bagaimana kalau mulai besok aku pergi ke sekolah mengenakan kerudung."
 "Ya tidak papa kalau kmu ingin memakainya."
 "Oh iya bu, Ana harus pergi sebentar ke rumah teman baru Ana sebentar ya, bu!"
Ana menuju ke rumah gadis berkerudung tadi kebetulan Ana tau rumahnya "Assalamualaikum saya Ana   Kak, makasih banyak atas nasihat nya ya."
Jawab gadis itu  "Wa'alaikum salam, iya dik sama-sama oh jadi nama adik itu Ana."
 Jawab Ana "iya kak mulai besok Ana pergi ke sekolah dengan mengenakan kerudung oh iya nama kakak siapa?
 "Oh nama kakak Aisyah."
 "ya sudah kak makasih atas semuanya. Assalamualaikum!."
 " ya sama - sama hati -hati ya Wa'alaikum salam wr.wb."

BY: KIRANA AMELIA / AMEL

Minggu, 20 November 2011

Sahabat Sejati

Suatu hari Lia dan Lisa sedang belajar kelompok di rumah Lisa. Mereka berdua adalah sahabat, mereka berdua sudah bersahabat sejak Taman Kanak-Kanak. Hingga pada suatu hari seusai belajar kelompok dari rumah Lisa, Lia pulang dengan diantar oleh Lisa.

Ketika dalam perjalanan pulang mereka berdua bertemu orang jahat / preman yang sedang mengintai mereka. Waktu mereka pulang Lisa masih menggenggam uang dari ibunya yang akan diberikan kepada orang yang menyewakan kontrakan Lisa kebetulan rumah pemilik kontrakan itu hanya beberapa meter saja dari rumah Lisa sahabatnya.

Dan akhirnya orang jahat itu memaksa Lisa untuk memberikan uangnya melihat hal itu Lia menyuruh Lisa untuk tidak memberikan uangnya.

Dan akhirnya Lia- lah yang menjadi sasarannya Lia ditusuk perutnya menggunakan pisau yang sangat tajam oleh penjahat itu. Dan Lisa hanya terdiam melihat hal itu air matanya perlahan menetes membasahi pipinya. Akhirnya Lia dibawa ke Rumah Sakit oleh para warga yang melihat kejadian tersebut.

Lisa, lalu menghubungi orang tua Lia dan keluarga keduanya menjenguk Lia dan berikutnya di susul oleh para guru dan teman sekelas Lia. Di dalam hatinya Lisa bergumam "Aku tidak akan memaafkan preman yang telah membuat sahabatku terkulai lemah tak berdaya." Dan setelah Lia sadar Lisa menceritakan semua kejadian yang terjadi ketika Lia tak sadarkan diri. Karena ketulusan Lia membantu Lisa pada saat ada bahaya,orang tua Lisa membiayai semua pengobatan Lia hingga sembuh kembali. Dan setelah  Lia sembuh dan kembali bersekolah Lisa seperti tidak percaya kejadian tersebut bisa menimpa dirinya dan sahabat sejatinya itu. Dan setelah itu Lisa bertanya kepada Lia,
 "Li apakah kamu tidak mempunyai rasa benci terhadap preman yang sudah membuatmu seperti itu?"
Lia menjawab, "Tidak,Sa" Lisa bertanya kembali,
"Lho, koq tidak sih Li, aku saja rasanya benci sekali terhadap orang itu, sampai-sampai aku pernah bilang  "Aku tidak akan pernah memaafkan orang itu."
 Lia menjawab kembali, "Ya jangan gitu Sa tidak baik bilang seperti itu, kamu tau nggak kenapa aku gak benci sama orang preman itu? Karena sesungguhnya sifat benci itu salah satu sifat yg paling dibenci Allah SWT., ya makanya itu aku gk pernah benci sama siapapun."
Lisa berkata "O.......gitu ya,ya udah deh aku janji aku gak akan benci sama siapapun lagi janji!"

ITULAH GUNANYA SAHABAT SELALU ADA DI SAAT KITA SEDIH DAN JUGA ADA DI SAAT KITA SENANG.

BY: KIRANA AMELIA / AMEL

Sabtu, 19 November 2011

Surat dari Sahabat Pena

Entah sudah berapa kali surat itu datang. Arin tidak mau lagi menerimanya. Arin bosan. Pasti isinya tidak jauh berbeda dari surat-surat yang lalu. Hapsari,sahabat pena Arin yang berasal dari kota Surabaya itu, tidak bisa menulis surat. Setiap menulis surat,isinya selalu di ulang-ulang. Arin mengenal Hapsari lewat rubrik Sahabat Pena di sebuah majalah.

Di surat-surat yang lalu,Hapsari pernah menulis tentang indahnya kota pahlawan,tempat kelahirannya itu. Ia juga bercerita tentang Pantai Kenjeran yang katanya sekarang kotor. Ia juga cerita tentang jalanan di sana yang katanya sudah mulai macet seperti jalanan di Jakarta.
             Lalu surat berikutnya,Hapsari juga menceritakan hal yang sama. Itulah yang membuat Arin bosan. Sekarang,ia tidak mau lagi membalas surat-surat temannya itu
.
 Arin sering membandingkan Hapsari dengan Kak Angel. Kak Angel adalah sahabat pena Kak Lisa, kakak Arin. Kak Angel tinggal di Kalimantan. Anaknya cantik dan baik. Kak Lisa pernah menunjukkan foto Kak Angel pada Arin.

Kak Lisa dan Kak Angel sering bertukar hadiah. Isi surat-surat Kak Angel juga tidak membosankan. Kadang Arin diijinkan Kak Lisa untuk ikut membaca surat Kak Angel. Arin ingin sekali punya sahabat pena yang seperti Kak Angel.
"Koq,suratnya enggak dibaca,Rin?" tanya kak Lisa sepulang sekolah.
Kak Lisa melihat ada surat di atas meja. Pak Pos baru saja datang mengantarkan surat itu untuk Arin. Namun Arin langsung melemparkannya ke atas meja.
"Bosan," jawab Arin malas-malasan.
"Koq,bosan?" Kak Lisa mendekati Arin dan mengambil surat itu.
"Arin bosan punya sahabat pena? Padahal dulu Arin yang ngotot ingin punya sahabat pena. Sekarang sudah punya,kok, malah bosan?" tanya Kak Lisa.
"Soalnya isi suratnya begitu-begitu saja,membosankan. Kalau enggak cerita tentang kota kelahirannya,ya,cerita tentang penyakitnya. Kan,lama-lama aku bosan membacanya."
"Memangnya dia cerita tentang penyakitnya apa?" tanya kak Lisa penasaran.
"Dia bilang,sering pusing," kata Arin bersungut.
 "Lo,seharusnya kamu menghibur dia,donk," kata kak Lisa. "Itulah gunanya sahabat pena. Kalau yang satu sedang sedih,yang lainnya harus bisa menghibur,begitu sebaliknya."
        Arin mengangguk.
 "Kalau Arin belum siap untuk punya sahabat pena,ya,jangan mencari sahabat pena," kata Kak Lisa,sambil membuka amplop surat dari Hapsari.
 Kak Lisa baru membaca beberapa baris,tiba-tiba wajahnya berubah seketika.
       "Kenapa, Kak?" tanya Arin penasaran.
Kak Lisa langsung memberikan surat dari Hapsari yang berjumlah tiga lembar itu. Tidak biasanya Hapsari mengirim surat sebanyak tiga lembar.Paling banyak hanya dua lembar.Arin segera membacanya. Ia nampak pucat begitu selesai membaca surat itu.
       "Kasihan,kan,dia," kata Kak Lisa.
       "Dia bertanya,kenapa kamu tidak mau lagi membalas surat-surat nya. Padahal dia bilang, kamu adalah teman yang bisa menghiburnya saat dia sedih. Sekarang dia mau operasi ginjal."
 Arin menunduk sedih,merasa bersalah.
"Cepat kamu tulis surat untuknya," kata Kak Lisa.
 Arin mengangguk.Ia langsung berlari ke kamarnya,mengambil bolpoint dan kertas surat bergambar Snoopy. Ia akan menulis surat untuk Hapsari sekarang.


                                                         

Jumat, 18 November 2011

Balon Gas

Suatu hari, Mama menugaskan Asti menjaga Heri. Adik Asti itu masih balita. Mama akan pergi sebentar ke supermarket. Akan tetapi,belum lama Mama pergi, Heri mulai rewel mencari Mama. Asti berusaha membujuknya.
      "Kita main mobil-mobilan,yuk. Nih,ada truk,sepeda,bisa nguuung!" ajak Asti.
      "Enggak mau. Heri mau sama Mama," rengek Heri.
      "Iya sabar, sebentar lagi juga Mama pulang," hibur Asti lagi.
      "Tapi Heri maunya sekarang,"
Heri tetap merengek. Asti jadi bingung.
       Tiba-tiba, di depan rumah ada pedagang balon gas melintas. Asti segera memanggilnya. Ia membeli tiga balon gas, merah,kuning, dan hijau. Heri pun berhenti menangis. Heri lalu asyik bermain balon sampai lelah. Ia akhirnya tertidur pulas di sofa. Ketiga balon gasnya dibiarkan melayang di atap ruangan. Asti memindahkan Heri ke kamar. Kini Asti sendirian. Ia mulai bosan karena tidak punya teman bermain. Asti menatap ketiga balon gas yang melayang-layang. Mendadak Asti tersenyum. Sepertinya ia menemukan ide yang menarik.
       Asti mengambil pulpen dan secarik kertas. Di atas kertas itu, Asti menulis:
Hai, namaku Asti Pujiastuti.
 Umurku sepuluh tahun.
 Alamat rumahku, Jl. Teratai no. 25 Komp. Indah Permai.
Siapa yang menemukan balon gas ini, maukah jadi temanku? Kita bisa bersahabat pena.
        Asti mengikatkan kertas itu pada tali balon gas berwarna hijau. Kemudian, ia melepaskan balon itu di halaman. Balon gas itu terbang melayang di angkasa terbawa angin. Asti berharap di dalam hatinya ada anak sebayanya menemukan balon itu.
        Tiga hari kemudian, Asti mendapat sepucuk surat dari pak pos. Pengirimnya bernama Doni. Rumahnya cukup jauh dari rumah Asti. Di dalam suratnya, Doni bercerita kalau ia menemukan balon hijau itu di lapangan  ketika ia sedang bermain bola. Doni lalu berkirim surat pada Asti, karena usia mereka sebaya.
         Asti sangat gembira. Ternyata mencari sahabat pena lewat balon gas seru juga. Doni lalu datang ke rumah Asti, bersama mamanya. Sampai sekarang mereka bersahabat. Mama Asti mengingatkan juga, agar Asti berhati-hati kalau mencari sahabat lewat balon gas. Belum tentu orang baik yang menemukan balon itu. Asti merasa beruntung karena Doni yang menemukan balon gasnya. 

Kamis, 17 November 2011

Monster Hijau yg Baik Hati

Lonceng tanda pulang sekolah berbunyi nyaring. Murid-murid segera berhamburan ke luar kelas. Nina,Wita,dan Dewi berjalan beriringan.
" Hari ini sangat panas,ya!" kata Nina.
"Iya. Yuk,cari tempat berteduh sambil menunggu mobil jemputan datang,
" kata Wita."Hei, kita berteduh di sana,yuk! Di bawah pohon itu!" kata Dewi sambil menunjuk sebuah pohon rindang.
 "Ayo!" jawab Nina dan Wita. Kemudian, ketiganya bergegas menuju sebuah pohon besar.
 "Huaaah...di sini baru enak. Tidak kepanasan lagi,deh," kata Wita.
"Eh,teman-teman,sepertinya pohon ini sudah tua,ya.Lihat saja, batangnya sangat besar. Dan,bentuknya seperti monster! Hehehe...," kata Dewi.
 "Walau sudah tua, pohon ini melindungi kita dari panasnya sinar matahari," kata Nina. "Terima kasih, Monster Hijau yg baik hati! Kamu telah melindungi kami ," kata Dewi. Nina dan Wita tersenyum geli melihat tingkah Dewi.  Tak lama,mobil jemputan datang. Ketiganya segera menaiki mobil. Selama perjalanan,mereka membicarakan pohon besar tadi. Setelah beberapa lama,Nina turun lebih dulu karena rumahnya lebih dekat dibandingkan dengan kedua temannya.
 "Assalamu 'alaikum!" salam Nina. "Wa'alaikum salam," jawab ibu. "Ugh...sangat panas di luar,Bu," kata Nina.
"Memang,sekarang udara panas sekali.Untungnya,di sekitar rumah kita banyak pohon. Jadi,tidak terlalu panas," kata ibu. "Ternyata,pohon sangat besar manfaatnya,ya,Bu," kata Nina.
"Betul,sayang. Pohon membuat udara menjadi bersih dan segar. Makanya,kita harus menyayangi pohon-pohon yg ada di sekitar kita," kata ibu.

         " Pohon juga dapat melindungi kita dari panas,ya,Bu!" kata Nina.
"Betul,sayang," jawab ibu. "Tadi,Nina dan teman-teman berlindung di bawah pohon yg besar.Pohonnya seperti monster,lho,Bu! Tapi,Nina dan teman-teman jadi terlindung dari panas matahari," kata Nina senang.
     "Seperti monster? Hehehe ...anak Ibu ada-ada saja," kata ibu."Benar,Bu, karena batangnya besar dan akarnya berbentuk aneh,sih.Hehehe...," kata Nina. "Ya sudah. Sekarang,ganti pakaian.
Sayur bayam kesukaanmu sudah Ibu siapkan," kata ibu.
      "Baik,Bu!" kata Nina dengan penuh semangat.