Pada suatu hari Dita bermain dengan Santi mereka sudah bersahabat dari kecil. Pada hari itu mereka bertemu seorang anak bernama Alia.
Alia adalah anak orang kaya yang sombong. Sedangkan Dita dan Santi adalah cuma anak tukang sayur keliling yg penghasilannya pas-pasan.
Walau begitu mereka tidak malu mempunyai seorang ayah tukang sayur.
Dan pada saat itu juga Alia membawa boneka yg terlihat bagus dan sangat mahal,Alia mulai pamer pada kedua teman sekelasnya itu katanya boneka teddy bear itu di belikan ayahnya yg baru pulang dari Hongkong.
Tentu saja Dita dan Santi tidak terlalu memikirkannya dan pada saat itu juga Alia berkata apakah kalian punya boneka seperti punya ku pasti tidak punya kasihan.
Dan setelah mereka pulang di rumah Dita berkata bu belikan aku boneka ya yg bagus seperti punya Alia. Dan kata ibu : ibu dapat uang dari mana nak? Sedangkan buat makan saja uangnya masih kurang.
Alia sangat lega karena sudah menjelek-jelekan Dita dan Santi sesampainya di rumah Alia langsung bercerita kepada kakak perempuannya dan kata kakak Alia: Apa? kamu sudah berani menjelek-jelekan teman mu yg tidak mampu itu dari kapan kamu berani pamer dan bicara seperti itu awas saja kalau kamu gk minta ma'af sama temanmu itu akan kakak adu kan ke mama biar kamu di kasih pelajaran !
Kata Alia: kakak marah ya? ya sudah kak Alia akan minta ma'af kepada Dita dan Alia akan memberikan boneka teddy bear itu kepada Dita dan juga Santi dengan sangat ikhlas.
Ketika Dita bertemu dengan Alia Dita menatap Alia dengan tatapan sinis lalu Alia menceritakan yg sebenarnya apa tujuannya kemari dan akhirnya setelah kejadian itu mereka bertiga akhirnya bersahabat hingga dewasa.
By : KIRANA AMELIA / AMEL
Sabtu, 03 Desember 2011
Kamis, 01 Desember 2011
Teman Lamaku
Sebut saja aku Laila aku masih duduk di kelas 1 SMA. Dulu sewaktu aku masih tinggal di desa aku punya banyak sekali teman lama yaitu:
Annisa,Rachel,Fatimah,Vatwa,Della,dan Bella.
Tetapi sampai sekarang kita belum pernah bertemu lagi aku sangat rindu dan ingin berkumpul dengan mereka lagi.
Di desa tersebut ada nenekku yg tinggal di situ aku hanya pulang setiap lebaran saja.
Dan aku tidak mau melewatkan kesempatan tersebut aku langsung pergi ke rumah temanku yg bernama Vatwa dan kami segera mengumpulkan teman lama kami yg berjumlah lima itu.
Dan kami menceritakan pengalaman kami ketika kami tidak berkumpul bersama. Dan ternyata ada salah satu teman kami yg tidak hadir dikarnakan ia sakit dia bernama Rachel.
Akhirnya kami pergi menjenguk Rachel ternyata ia sedang sakit panas dan insyaallah besok sudah sembuh .
Besoknya kami menjemput teman kami Rachel dan alhamdulillah dia sudah sehat. Kami akhirnya memutuskan untuk berjalan jalan mengelilingi desa kami tersebut sambil memandangi indahnya alam ini.
Dan salah satu temanku yg bernama Della bertanya
"La bagaimana keadaan di kota pasti sangat menyenangkan bukan bisa tinggal di sana?"
Laila menjawab
" Memang tinggal di kota itu menyenangkan tapi tetap saja aku masih merasa sepi karena tidak ada kalian di sana!".
Teman teman Laila merasa sangat senang dengan jawaban Laila yg tidak sombong dan masih ingat dengan sahabatnya. Pada keesokan harinya mereka harus berpisah karena Laila akan kembali ke Kota mereka semua berpamitan melepas kepergian Laila untuk pulang ke Kota. Maklum jika mereka sangat sedih harus berpisah karena mereka hanya bertemu satu tahun sekali.
Tetapi orang tua Laila sudah berjanji jika Laila sudah lulus Laila boleh tinggal di desa bersama nenek karena Laila ingin kuliah di desa saja bersama teman teman lamanya itu. Betapa bahagianya Laila mendengar berita itu. Lalu Laila mengabari berita tersebut kepada teman temannya lewat telephone genggam. Akhirnya setelah Laila lulus Laila bisa tinggal di desa bersama nenek dan teman temannya.
By : KIRANA AMELIA / AMEL
Annisa,Rachel,Fatimah,Vatwa,Della,dan Bella.
Tetapi sampai sekarang kita belum pernah bertemu lagi aku sangat rindu dan ingin berkumpul dengan mereka lagi.
Di desa tersebut ada nenekku yg tinggal di situ aku hanya pulang setiap lebaran saja.
Dan aku tidak mau melewatkan kesempatan tersebut aku langsung pergi ke rumah temanku yg bernama Vatwa dan kami segera mengumpulkan teman lama kami yg berjumlah lima itu.
Dan kami menceritakan pengalaman kami ketika kami tidak berkumpul bersama. Dan ternyata ada salah satu teman kami yg tidak hadir dikarnakan ia sakit dia bernama Rachel.
Akhirnya kami pergi menjenguk Rachel ternyata ia sedang sakit panas dan insyaallah besok sudah sembuh .
Besoknya kami menjemput teman kami Rachel dan alhamdulillah dia sudah sehat. Kami akhirnya memutuskan untuk berjalan jalan mengelilingi desa kami tersebut sambil memandangi indahnya alam ini.
Dan salah satu temanku yg bernama Della bertanya
"La bagaimana keadaan di kota pasti sangat menyenangkan bukan bisa tinggal di sana?"
Laila menjawab
" Memang tinggal di kota itu menyenangkan tapi tetap saja aku masih merasa sepi karena tidak ada kalian di sana!".
Teman teman Laila merasa sangat senang dengan jawaban Laila yg tidak sombong dan masih ingat dengan sahabatnya. Pada keesokan harinya mereka harus berpisah karena Laila akan kembali ke Kota mereka semua berpamitan melepas kepergian Laila untuk pulang ke Kota. Maklum jika mereka sangat sedih harus berpisah karena mereka hanya bertemu satu tahun sekali.
Tetapi orang tua Laila sudah berjanji jika Laila sudah lulus Laila boleh tinggal di desa bersama nenek karena Laila ingin kuliah di desa saja bersama teman teman lamanya itu. Betapa bahagianya Laila mendengar berita itu. Lalu Laila mengabari berita tersebut kepada teman temannya lewat telephone genggam. Akhirnya setelah Laila lulus Laila bisa tinggal di desa bersama nenek dan teman temannya.
By : KIRANA AMELIA / AMEL
Langganan:
Postingan (Atom)

